Jumat, 15 Mei 2026

Artikel Perkenalan Diri Yogi Pratama Saputra

DARI KEGAGALAN MENUJU HARAPAN PERJUANGAN YOGI PRATAMA SAPUTRA DI UNIVERSITAS EKASAKTI PADANG PRODI ILMU ADMINISTRASI NEGARA

Yogi Pratama Saputra Program Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Ekasakti Padang
Dosen Pengampu : Fani Ratny Pasaribu, S.AP., M.A.P
Email Penulis : Pratamayugi500@gmail.com 
Kontak Person : 089630772229




ABSTRAK

Setiap perjalanan hidup memiliki cerita, tantangan, dan proses yang membentuk seseorang menjadi pribadi yang lebih kuat. Saya, Yogi Pratama Saputra, adalah mahasiswa Universitas Ekasakti Padang Program Studi Ilmu Administrasi Negara yang percaya bahwa pendidikan, pengalaman organisasi, dan semangat pantang menyerah merupakan kunci penting dalam meraih masa depan. Perjalanan saya tidak selalu berjalan mudah karena saya pernah mengalami kegagalan dalam perkuliahan, namun pengalaman tersebut justru menjadi titik balik untuk bangkit dan membuktikan bahwa kegagalan bukan akhir, melainkan awal dari kesuksesan. Dengan dukungan keluarga, dosen, senior, serta lingkungan kampus yang positif, saya terus berkembang menjadi pribadi yang aktif, bertanggung jawab, dan siap mempersiapkan diri untuk dunia kerja di masa depan.

Kata kunci: Perjalanan hidup,Kegagalan, kebangkitan,Pendidikan tinggi Universitas Ekasakti Padang, Ilmu Administrasi Negara, Pengalaman organisasi, Semangat pantang menyerah, Perkembangan diri, Dunia kerja dan Dukungan lingkungan

ABSTRACT

Every journey in life has its own story, challenges, and processes that shape a person into a stronger individual. I, Yogi Pratama Saputra, am a student at Ekasakti University Padang, majoring in Public Administration, who believes that education, organizational experience, and a never-give-up spirit are important keys in achieving a better future. My academic journey has not always been easy, as I once experienced failure in my studies. However, this experience became a turning point for me to rise again and prove that failure is not the end, but the beginning of success. With the support of my family, lecturers, seniors, and a positive campus environment, I continue to develop into an active and responsible individual who is ready to face the professional world in the future.

Keywords: life journey, failure, recovery, higher education, Ekasakti University Padang, Public Administration, organizational experience, perseverance, self-development, working world, environmental support. 

PERKENALAN DIRI

Perkenalkan, nama saya Yogi Pratama Saputra. Saya lahir pada tahun 2001 dan tumbuh sebagai pribadi yang aktif, mudah bergaul, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap berbagai hal di sekitar saya. Sejak kecil, saya sudah memiliki ketertarikan untuk mempelajari hal-hal baru, baik dalam bidang akademik maupun pengalaman kehidupan sehari-hari yang dapat menambah wawasan dan membentuk cara berpikir saya.

Dalam proses tumbuh dan berkembang, saya menyadari bahwa setiap pengalaman memiliki nilai pembelajaran yang penting. Oleh karena itu, saya selalu berusaha untuk tidak membatasi diri pada satu hal saja, melainkan mencoba berbagai pengalaman yang dapat membantu saya memahami lingkungan sosial, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta membangun kepercayaan diri dalam berinteraksi dengan orang lain.

Saya percaya bahwa hidup merupakan sebuah proses belajar yang tidak pernah berhenti. Pandangan ini membuat saya selalu berusaha untuk terus berkembang melalui pendidikan formal, pengalaman organisasi, serta interaksi dengan lingkungan sosial di sekitar saya. Pendidikan bagi saya bukan hanya sekadar tempat untuk memperoleh ilmu, tetapi juga sarana untuk membentuk karakter, pola pikir, dan kesiapan dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Dalam kehidupan sehari-hari, saya dikenal sebagai pribadi yang ramah, terbuka, dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Saya juga memiliki semangat untuk terus maju meskipun pernah menghadapi kegagalan dalam perjalanan hidup. Pengalaman tersebut justru menjadi pelajaran berharga yang membuat saya lebih kuat, lebih dewasa, dan lebih termotivasi untuk membuktikan kemampuan diri serta meraih masa depan yang lebih baik.

LATAR BELAKANG KELUARGA

Saya berasal dari keluarga sederhana yang menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan seperti kerja keras, disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut telah ditanamkan sejak kecil melalui didikan orang tua saya dan menjadi dasar dalam membentuk karakter serta cara saya menjalani kehidupan hingga saat ini.

Saya merupakan anak dari pasangan Adisaputra sebagai ayah dan Afniarti sebagai ibu. Kedua orang tua saya memiliki peran yang sangat besar dalam perjalanan hidup dan pendidikan saya. Mereka selalu memberikan dukungan penuh, baik secara moral maupun motivasi, serta meyakini bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk mencapai masa depan yang lebih baik.

Dalam keluarga, saya juga memiliki seorang adik laki-laki dan seorang adik perempuan. Sebagai anak pertama, saya menyadari adanya tanggung jawab besar untuk menjadi teladan bagi adik-adik saya, baik dalam sikap, perilaku, maupun dalam hal pendidikan. Hal ini mendorong saya untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik agar dapat memberikan contoh positif bagi mereka.

Selain itu, saya memiliki tekad untuk bekerja keras setelah menyelesaikan pendidikan, dengan tujuan tidak hanya untuk meraih masa depan saya sendiri, tetapi juga untuk membantu membiayai pendidikan adik-adik saya. Harapan ini menjadi salah satu motivasi terbesar saya dalam menempuh pendidikan dan berjuang mencapai cita-cita.

Dengan demikian, keluarga merupakan sumber kekuatan utama dalam hidup saya yang selalu memberikan dorongan, arah, dan semangat untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

MINAT DAN KEPRIBADIAN

Saya memiliki ketertarikan yang kuat pada bidang organisasi, administrasi, kepemimpinan, dan kegiatan sosial. Ketertarikan ini mendorong saya untuk aktif terlibat dalam berbagai kegiatan yang melibatkan kerja sama tim, pengelolaan kegiatan, serta pengembangan kemampuan komunikasi. Bagi saya, Program Studi Ilmu Administrasi Negara merupakan pilihan yang tepat karena sangat sejalan dengan cita-cita saya untuk memahami bagaimana sistem administrasi, pelayanan publik, dan organisasi dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat di masa depan.

Selama menjalani proses pengembangan diri, saya banyak belajar melalui keterlibatan dalam organisasi kampus. Pengalaman tersebut tidak hanya melatih kemampuan saya dalam memimpin, tetapi juga membentuk rasa tanggung jawab, meningkatkan kemampuan bekerja sama, serta memperkuat cara saya dalam berkomunikasi dengan orang lain. Dari setiap kegiatan yang saya ikuti, saya semakin memahami bahwa keberhasilan sebuah tujuan sangat ditentukan oleh komunikasi yang baik, koordinasi yang solid, dan semangat kebersamaan.

Di luar kegiatan akademik dan organisasi, saya memiliki kepribadian yang cenderung tenang, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalani setiap aktivitas. Saya berusaha untuk selalu menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, tepat waktu, dan sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepada saya. Dalam menghadapi suatu pekerjaan, saya cenderung berusaha memahami situasi terlebih dahulu agar dapat mengambil langkah yang tepat dan tidak terburu-buru dalam bertindak. Sikap ini membantu saya untuk lebih terarah dalam menjalani kegiatan, baik dalam lingkungan akademik maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, saya juga memiliki kepribadian yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Bagi saya, kemampuan untuk menyesuaikan diri sangat penting karena setiap lingkungan memiliki karakteristik, kebiasaan, dan dinamika yang berbeda. Oleh karena itu, saya selalu berusaha untuk bersikap terbuka, menghargai perbedaan, dan menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada. Dalam berinteraksi dengan orang lain, saya berupaya untuk bersikap sopan, komunikatif, dan menghormati pendapat yang disampaikan oleh orang lain. Saya percaya bahwa hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar akan memudahkan kerja sama dan menciptakan suasana yang nyaman dalam berbagai kegiatan.

Saya juga memiliki sikap yang terbuka terhadap kritik dan masukan. Bagi saya, masukan dari orang lain merupakan bagian penting dalam proses pengembangan diri karena dapat membantu saya melihat kekurangan yang mungkin belum saya sadari. Dengan menerima masukan secara positif, saya dapat memperbaiki diri dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu. Selain itu, saya memiliki rasa ingin tahu yang cukup besar terhadap hal-hal baru, terutama yang dapat menambah wawasan dan mendukung perkembangan kemampuan saya. Sikap ini mendorong saya untuk terus belajar, berkembang, dan tidak cepat merasa puas terhadap pencapaian yang telah diraih.

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, saya berusaha untuk menjadi pribadi yang seimbang antara tanggung jawab, kesopanan, dan semangat untuk terus berkembang. Saya meyakini bahwa kepribadian yang baik tidak hanya ditunjukkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui sikap, kebiasaan, dan cara saya menghadapi berbagai situasi. Oleh karena itu, saya terus berusaha membentuk diri menjadi pribadi yang lebih matang, percaya diri, dan mampu memberikan kontribusi yang positif bagi lingkungan sekitar.

Dari berbagai minat, bakat, dan hobi tersebut, saya belajar banyak hal yang membentuk diri saya hingga saat ini. Semua pengalaman itu saling melengkapi dan membantu saya menjadi pribadi yang lebih aktif, kreatif, bertanggung jawab, serta memiliki semangat untuk terus berkembang dalam meraih masa depan yang lebih baik.

MOTIVASI KULIAH

Perjalanan akademik saya tidak selalu berjalan dengan mulus. Dalam proses perkuliahan, saya pernah berada pada titik yang cukup sulit hingga mengalami kegagalan dalam studi. Pada saat itu, saya sempat merasakan keraguan terhadap kemampuan diri sendiri dan mempertanyakan langkah yang saya ambil. Namun, seiring berjalannya waktu, saya mulai memahami bahwa kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari proses pembelajaran yang membentuk kedewasaan, ketangguhan, dan kematangan dalam berpikir. Dari pengalaman tersebut, saya belajar bahwa setiap proses kehidupan, baik yang berhasil maupun yang gagal, selalu menyimpan pelajaran berharga yang dapat dijadikan bekal untuk melangkah lebih baik ke depan.

Saya kemudian memegang prinsip hidup yang berasal dari Nelson Mandela, yaitu “I never lose. I either win or learn.” Kalimat ini memberikan saya pemahaman bahwa tidak ada pengalaman yang benar-benar sia-sia, selama kita mau mengambil pelajaran darinya. Prinsip tersebut menjadi pengingat bagi saya untuk tetap kuat menghadapi tantangan, tidak mudah menyerah, dan terus berusaha memperbaiki diri. Bagi saya, kemenangan bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang kemampuan untuk bangkit setelah jatuh, tetap bertahan dalam kesulitan, dan menjadikan setiap kegagalan sebagai bagian dari proses menuju keberhasilan.

Pengalaman tersebut menjadi titik balik yang sangat berarti dalam perjalanan hidup saya. Saya mulai membangun kembali semangat belajar yang sempat menurun, memperbaiki cara berpikir, serta meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap pendidikan yang saya jalani. Saya menyadari bahwa perubahan tidak datang secara instan, tetapi lahir dari kemauan untuk terus berproses dan berbenah diri. Dari situ, saya belajar untuk lebih disiplin, lebih tekun, dan lebih menghargai setiap kesempatan yang ada. Pengalaman tersebut juga membentuk karakter saya agar menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih tahan menghadapi tekanan, dan lebih siap menerima tantangan di masa depan.

Motivasi utama saya untuk melanjutkan kuliah di Universitas Ekasakti Padang, khususnya pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara, berangkat dari keyakinan bahwa jurusan ini sangat sesuai dengan minat, kemampuan, dan cita-cita saya di masa depan. Saya memiliki keinginan yang kuat untuk memahami lebih dalam mengenai sistem administrasi, tata kelola organisasi, serta pelayanan publik yang baik dan profesional. Melalui program studi ini, saya berharap dapat memperluas wawasan, mengasah kemampuan analisis, serta membangun bekal pengetahuan yang dapat saya gunakan untuk berkontribusi secara nyata di masyarakat maupun di dunia organisasi.

Selama menjalani perkuliahan, saya juga mendapatkan banyak dukungan dan bimbingan dari para dosen, di antaranya Ibu Fani, Bapak Riswanto, Ibu Nursadah, Pak Tarma, Pak Puryanto, Pak Musri, Ibu Riri, Ibu Anisa, Pak Sumartono, Pak Robi, Pak Yunesa, Pak Onzu, Ibu Jusmita, dan Pak Slamet, serta dosen-dosen lain yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu. Kehadiran para dosen tersebut sangat berarti bagi saya, karena melalui arahan, nasihat, dan dorongan yang mereka berikan, saya memperoleh banyak pelajaran tentang arti ketekunan, tanggung jawab, dan semangat untuk terus berkembang. Dukungan mereka menjadi salah satu sumber kekuatan yang membuat saya tetap bertahan dan terus berusaha menyelesaikan perjalanan akademik ini dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, saya juga mendapatkan semangat dari senior dan teman-teman di FISIPOL, khususnya di Program Studi Ilmu Administrasi Negara, yang selalu menciptakan lingkungan belajar yang positif, hangat, dan saling mendukung. Kebersamaan tersebut membuat saya merasa tidak berjalan sendiri dalam menjalani proses perkuliahan. Saat ini, saya juga telah dipercaya untuk menjadi Sekretaris BEM FISIPOL, sebuah amanah yang saya pandang sebagai tanggung jawab besar dalam menjalankan administrasi, koordinasi, dan mendukung kelancaran organisasi. Jabatan ini memberikan saya kesempatan untuk belajar lebih teliti, disiplin, terorganisir, serta mampu bekerja sama dengan baik dalam tim. Melalui peran tersebut, saya berusaha menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, sekaligus membuktikan bahwa pengalaman jatuh dan bangkit yang pernah saya lalui dapat menjadi bekal untuk mengemban amanah dengan lebih bijak, kuat, dan konsisten.

 LAMPIRAN


Lampiran pertama berupa kegiatan wawancara bersama Ibu Fany, yang merupakan dosen favorit saya.


Lampiran Pertama Berfoto bersama Ayah Haris dalam acara buka bersama yang berlangsung dengan penuh kehangatan, kebersamaan, dan suasana yang sangat berkesan.

Lampiran kedua berupa foto bersama Pak Onzu setelah pelaksanaan ujian UTS, sebagai dokumentasi momen kebersamaan usai ujian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel E-GOVERNMENT DI INDONESIA: PENERAPAN, PERMASALAHAN, DAN PANDANGAN MAHASISWA TERHADAP SIRANCAK

  E-GOVERNMENT DI INDONESIA: PENERAPAN, PERMASALAHAN, DAN PANDANGAN MAHASISWA TERHADAP SIRANCAK Yogi Pratama Saputra Program Ilmu Administra...